Minggu, 21 Mei 2017

Masalah dan Penyebab pencemaran pada Air Tanah

Seiring dengan pesatnya pembangunan yang dilakukan muncul beberapa masalah lingkungan yang terkait dengan air tanah, yaitu semakin berkurangnya sumber air tanah yang tersedia dan pencemaran air tanah pun semkain meningkat. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya berkurangnya sumber air tanah yaitu :
a)        Pertumbuhan industri yang pesat di suatu kawasan disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan kecenderungan kenaikan permintaan air tanah.
b)        Pemakaian air beragam sehingga berbeda dalam kepentingan, maksud serta cara memperoleh sumber air.
c)        Perlu perubahan sikap sebagian besar masyarakat yang cenderung boros dalam pengggunaan air tanah melalaikan unsur konservasi.
Bila air tanah dangkal dan air tanah dalam diambil secara berlebihan, maka sumber air tanah akan berkurang. Akibatnya, terjadi penuruan tanah (amblesan) dan penerobosan air asin ke dalamair tanah (aintrusi air asin) unutk daerah pesisir. Terjadinya intrusi air laut menyebabkan penyediaan air bersih terganggu karena air tawar tercampur dengan air laut. Upaya untuk membersihkannya kembalai memerlukan waktu bertahun-tahuan. Oleh karena itu, berbagai cara harus dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan terjadinya intrusi air laut.
Batas antara air tawar dan air asin di dalam air tanah disebut interface. Interface ini kan bergerak sesuai dengan keseimbangan antara air tawar dan air asin. Pengambilan air tanah yang berlebihan di daerah pantai akan menyebabkan garis interface bergerak ke arah daratan atau air asin mendesak air tawar sehingga air asin akan masuk ke dalam sumur-sumur di daerah pantai.
 

Air tanah biasanya menjadi pilihan banyak masyarakat di Indonesia karena lebih hemat. Dengan menggunakan alat pompa air, kita bisa memperoleh sumber air bersih yang yang terkandung di dalam tanah. Namun kini, banyak masalah pencemaran pada air tanah sehingga berbahaya jika dikonsumsi.
Adapun ciri-ciri air tanah di sumur yang sudah tercemar, yaitu berwarna keruh dan tidak jernih, terasa payau karena mengandung kadar garam tinggi, serta ada juga yang rasanya jadi pahit atau berasa seperti air sabun karena mengandung alkali dari deterjen. Selain itu, air tercemar biasanya mengandung besi, alumunium, mangan, sulfat, atau kapur dalam jumlah yang besar, serta memiliki bau.
Ada beberapa penyebab air tanah bisa tercemar, di antaranya:
  • Larutan bahan pencemar masuk ke dalam tanah yang berasal dari tempat penampungan sampah. Biasanya terjadi saat air hujan turun sehingga bahan tersebut merembes ke dalam tanah dan mencemari air.
  • Adanya rembesan dari saluran pembuangan rumah tangga. Seperti rembesan kotoran dari septic tank yang dirancang tidak memenuhi standar yang baik.
  • Limbah di sekitar rumah yang sudah lama mengendap dan tidak ditanggulangi.
  • Limbah rumah tangga yang menggenang di atas tanah.
  • Penggunaan air tanah yang berlebihan tetapi tidak disertai proses pengembalian air kembali ke dalam tanah; sehingga membuat konsentrasi bahan pencemar larut ke dalam tanah semakin pekat.
Oleh sebab itu, penting sekali memerhatikan kondisi lingkungan rumah dan menjaganya dengan baik. Jangan sampai air tanah malah tercemar sehingga tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Sumber:
https://maknawi.com/2017/04/03/ini-penyebab-pencemaran-air-tanah-di-rumah/
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar